CINTA BUTA; Penyebab dan Bagaimana Cara Mengatasinya

CINTA BUTA; Penyebab dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Pernahkah mencintai seseorang hingga merasa bodoh sekali ketika tersadar dan tertampar dengan kenyataan yang ada? Dulu ketika awal – awal berhubungan merasa semuanya begitu sempurna, kebahagiaan yang luar biasa, ia adalah segalanya. Bahkan hingga mengabaikan yang lainnya, termasuk sahabat, keluarga dan diri sendiri. Telah mengorbankan apa saja, telah memberikan semua apa yang dibisa, namun pada akhirnya hubungan itu dan segala romantisme yang ada hilang begitu saja, lenyap tanpa sisa, mungkin karena sudah tidak tahan dengan perlakuan yang didapat, mungkin juga karena kebodohan tadi telah mendapat pencerahan. Yah, banyak sekali alasan untuk itu.
Dan ketika tersadar lalu teringat semua yang pernah terjadi dan dilakukan dulu, hanya sesal yang meraja. Kenapa saya dahulu begitu? Kenapa dahulu saya begini? Kenapa saya bisa sampai sebodoh itu? Terus hingga sejuta kenapa lainnya. How poor I am, have been blinded by love. Tapi apa sebenarnya yang harus dilakukan agar terhindar dari mencintai bodoh ini?
Sudah klise memang, tapi tetaplah ini merupakan hal utama yang menjadi pokok permasalahan dibalik terjadinya semua itu. Jangan pernah menyerahkan seluruh hatimu 100% pada seseorang yang notabenenya hanya pacar. Karena pacar hanyalah pacar, pacar belum tentu jadi pasangan sobat yang sah nantinya. Terkecuali dia adalah suami/istri sobat, ya mesti 100% dong. Pastinya nggak mau kan dapat hati yang terbagi – bagi. Jadi ingat, 100% nya hanya pada pasangan yang sah saja ya.
Karena ketika kamu mencintai seseorang dengan 100% maka seluruh perhatianmu, fikiranmu, dan segalanya akan tercurah lebih banyak untuknya. Akan selalu was – was dan takut apakah dia baik – baik saja. Apakah dia tidak nakal. Apakah dia tidak akan pergi dan hilang dari hidupku, dan seterusnya. Sehingga untuk menghindari itu semua agar tidak terjadi maka dilakukan dan dikorbankanlah lah berbagai cara, upaya, yang nantinya akan disesali. Dimana segala upaya tersebut akan membuat si doi merasa di awang – awang, lalu memperlakukanmu sesuka hati. Sebab ia berfikir toh walau apapun yang terjadi, sobat akan tetap berdiri di sisi.

Jadi, daripada menyesal nantinya, atau bagi yang sudah pernah tentu tidak ingin terjebak pada penyesalan yang sama kan? Cintailah pacar sobat sekedarnya, pintar – pintarlah menghadapi cinta. Kalau tidak, hancur dan sakit lah yang akan mendera. Sudahlah rugi, menderita pula. Mau?

Mardhiyah Harahap

I am simple and easy going. Coffee lovers. Foodie. Love to travel, read, write, take picture and trying something new. Especially things that boost my adrenaline. Welcome to my world. Hope there is something useful for you :)

8 komentar:

  1. wah curhat nih ya mbak,,, hehe

    mampir ya mbak
    http://awhnymous.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Wah manteb tuh mbak :) Di tunggu lanjutannya :3

    http://purwakartailmu.blogspot.com Kunbal Ya Mbak

    BalasHapus
  3. untuk mencegah cinta buta ya harus operasi katarak dulu kali ya, biar mata kita terbuka lebar dan bisa melihat luasnya dunia. hehehe

    BalasHapus
  4. hehehehe potret masa lalu... :) semestinya memang jgn terulang, memberi hati penuh pada sesuatu yang tak pasti yg bernama pacar :(

    BalasHapus
  5. WOW keren artikelnya mbaaakk.. kalo buat saya yang sering di butain sama cinta gmn ya.. ? Kayanya harus operasi mata hati nii

    BalasHapus
  6. Haha seneng banget nih nemu bacaan seru kaya gini :D hehe terus bikin artikel yang seru kaya gini lagi mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. oke siaaap mbak.. bakalan dibikin lagi deh.. hehe

      Hapus

Komenlah dengan baik ya :) Jangan yang menyinggung SARA ataupun menggunakan kata - kata yang tidak pantas. Terimakasih :)

IG @darepontianak